About Me

My Photo
Purbo Ari C
Mencari Sahabat Lebih Sulit Dari Pada Mencari Teman...
View my complete profile

Blogroll

Share
free counters
Free Download Mp3 Indo,Campursari,Dangdut Koplo,Software & Film Terbaru

Labels

Belanja On Line


Masukkan Code ini K1-F9D715-C
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com Adsense Indonesia

ShoutMix chat widget

Black Berry VS Nokia




Popularitas ponsel BlackBerry, dan ponsel-ponsel lainnya yang memiliki desain monoblock dan keyboard Qwerty tengah melejit. Sejumlah produsen ponsel lokal juga makin membanjiri pasar dengan penawaran menarik yang lebih terjangkau.

Akan tetapi suasana pasar tersebut tidak membuat Nokia gentar, khususnya menghadapi kompetitor mereka yang sedang naik daun, RIM.

“Saya ingin meluruskan satu hal. Kendati BlackBerry tengah ‘memanas’ di pasar dewasa ini, tetapi untuk segmen ponsel Qwerty monoblock, kami masih menguasai pangsa terbesar,” kata Riadi Sugihtani, Marketing Director Nokia Indonesia, pada VIVAnews di Jakarta. “Jadi, ketika BlackBerry beredar, pangsa pasar kami tidak otomatis turun,” ucap Riadi yang enggan memaparkan seberapa besar besar pangsanya tersebut.

Riadi menyebutkan, market size ponsel Qwerty memang membesar secara drastis, akan tetapi pangsa yang dikuasai Nokia tetap stabil. “Permintaan pasar terhadap ponsel Qwerty kami mengiringi pertumbuhan pasar tersebut. Yang jelas, sekarang ini, kami masih dominan di pasar,” ucapnya.

Kepuasan pelanggan merupakan orientasi Nokia, kata Riadi, dan bukan untuk menyaingi atau disaingi brand tertentu. “Kami tetap berangkat dari consumer insight yang kami lakukan,” ucap Riadi. “Adanya pemain lain, seperti BlackBerry atau Palm, itu baik sekali. Akan membuat pasar semakin kompetitif, bersaing ketat dalam menyediakan fitur dan fungsi yang terbaik untuk konsumer,” ucapnya.

Sebagai informasi, Ponsel Qwerty Nokia hadir di Indonesia sejak 2004. Kehadiran ponsel-ponsel sejenis tentu mempengaruhi pasarnya. Tetapi, Nokia mengklaim masih memiliki 'tiga serangkai' yang bisa diandalkan, yaitu E72, E71, dan E63. “Lagi pula, segmen yang berbeda-beda membuat pendekatannya pun berbeda. Jadi apa yang perlu dikhawatirkan dengan kehadiran ponsel-ponsel baru, saya kira tidak ada,” ucap Riadi.

Riadi menyebutkan bahwa Nokia juga masih punya senjata andalan yang masih dirahasiakan dan akan diluncurkan dalam waktu dekat. “Yang jelas bukan perangkat ponsel. Itu juga menjadi nilai tambah tersendiri, terutama pada ponsel-ponsel ESeries. Tunggu saja tanggal mainnya,” ucap Riadi.

0 comments:

Post a Comment